Masa depan Mees Hilgers di sepak bola Eropa kini penuh tanda tanya. Meski masih terikat kontrak dengan FC Twente, bek tengah berusia 24 tahun itu hanya memiliki sisa kontrak enam bulan lagi, sementara keinginannya untuk hengkang sudah muncul sejak lama. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di FOOTBALL REVIEW.

Drama terbaru muncul pada akhir Desember lalu ketika kabar perselisihan antara Hilgers dan manajemen klub mencuat. Kedua pihak disebut membuka peluang solusi melalui bursa transfer Januari 2026, tetapi jalan keluar tersebut tidak mudah.
Situasi semakin sulit karena Hilgers tengah memulihkan cedera serius akibat operasi. Ia belum kembali bermain sejak Mei 2025, yang membuat nilai transfernya menurun drastis. Media Belanda, Football Transfers, menegaskan bahwa ETV Hilgers saat ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Masa Kejayaan dan Performa Gemilang
Sebelum masalah ini muncul, Hilgers merupakan salah satu bek paling menonjol di FC Twente. Ia meniti karier dari tim junior sejak 2011 dan melakukan debut untuk tim senior pada musim 2020/2021.
Musim 2021/2022 hingga 2023/2024 menjadi periode gemilangnya, di mana Hilgers menjadi pemain reguler di posisi bek tengah. Performa solidnya bahkan sempat menarik perhatian klub besar Belanda seperti Ajax, dan data SciSports menempatkannya sebagai salah satu dari 15 bek terbaik Eredivisie pada musim itu.
Musim 2024/2025 menjadi puncak kariernya, ketika ia tampil dalam 35 pertandingan dan menjadi andalan di lini pertahanan FC Twente. Rekam jejak ini membuatnya memiliki reputasi sebagai pemain yang berkualitas sebelum cedera dan konflik internal muncul.
Baca Juga: Arbeloa dan Warisan Mourinho Menjadi Pondasi Baru Real Madrid
Harga Pasar yang Anjlok dan Konflik Internal

Sayangnya, situasi kini berbalik. Upaya untuk hengkang atau memperpanjang kontrak selalu berakhir buntu. FC Twente sudah mencoret Hilgers dari skuad utama, dan meski komunikasi dengan direktur teknik Jan Streuer kembali dibuka, belum ada keputusan konkret.
Harga pasar Hilgers pun merosot tajam. Menurut FootballTransfers, ETV-nya kini hanya sekitar lima juta euro (±Rp98 miliar), turun drastis dari 11 juta euro (±Rp216 miliar) pada Maret 2025. Absennya Hilgers sejak Mei 2025 dan cedera yang dialaminya membuat klub lain berhati-hati untuk mengajukan tawaran.
Bursa transfer Januari 2026 menjadi kesempatan terakhir bagi FC Twente untuk mendapatkan pemasukan dari penjualan Hilgers sebelum kontraknya habis. Situasi ini menambah tekanan baik bagi klub maupun pemain.
Masih Adakah Jalan Keluar bagi Hilgers?
Dengan cedera yang belum pulih dan waktu bermain yang minim, muncul pertanyaan besar: masihkah Hilgers bisa menemukan klub baru dalam waktu singkat? Saat ini belum terlihat minat nyata dari klub lain.
Football Transfers menyoroti bahwa kondisi Hilgers membuatnya sulit bagi klub lain menilai kemampuan dan kebugarannya. Selain itu, absennya Hilgers selama lebih dari enam bulan membuat risiko transfer menjadi tinggi.
Meski begitu, peluang tetap ada jika Hilgers mampu pulih sepenuhnya dan menunjukkan performa saat latihan atau trial. Bursa transfer Januari mungkin menjadi momen penentuan bagi kariernya di Eropa. Namun, semuanya bergantung pada kondisi fisik, minat klub lain, dan kemampuan Hilgers meyakinkan manajemen tim baru. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballreview.net
