Kylian Mbappe kini menjadi sorotan seiring ia mendekati rekor gol sepanjang masa Prancis. Dengan 55 gol dari 94 penampilan, ia hanya tertinggal dua gol dari Olivier Giroud. Banyak penggemar berharap Mbappe bisa menembus angka tiga digit, sesuatu yang jarang dicapai pemain internasional, terutama di era modern.
Mbappe memiliki pengalaman di turnamen besar, termasuk Piala Dunia 2018 dan 2022, di mana ia mencetak hat-trick melawan Argentina. Konsistensinya di level klub dan internasional membuatnya menjadi salah satu striker paling berbahaya di dunia. Rekor ini juga menjadi tolok ukur potensinya untuk menyaingi legenda seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Namun, perjalanan menuju 100 gol internasional tidak mudah. Aliadiere menekankan bahwa ketahanan fisik menjadi faktor penting. Bermain sejak usia muda bisa membuat Mbappe menghadapi risiko cedera atau penurunan performa seiring bertambahnya usia, yang bisa memengaruhi pencapaian target golnya.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Aliadiere Soroti Ketahanan Mbappe
Jeremie Aliadiere, mantan striker Arsenal dan Lorient, menyebut Mbappe luar biasa dalam hal bakat dan kecerdasan permainan. Namun, Aliadiere mengingatkan bahwa mempertahankan performa puncak hingga usia 35 tahun merupakan tantangan besar. Dunia sepak bola modern menuntut fisik yang kuat, dan meski ada teknologi pemulihan canggih, tekanan tetap tinggi.
Menurut Aliadiere, keunggulan Mbappe bukan hanya soal jumlah gol. Ia juga dinilai dari kemampuan menciptakan peluang, menembus pertahanan, dan mengambil keputusan tepat di lapangan. Kombinasi ini membuatnya lebih dari sekadar pencetak gol, tetapi juga pemain kunci bagi tim Prancis dan Real Madrid.
Aliadiere percaya bahwa jika Mbappe tetap sehat dan terus bermain di klub elit, peluangnya mencapai 100 gol internasional tetap terbuka. Tantangan utamanya adalah menjaga konsistensi dan menghindari cedera. Piala Dunia musim panas ini akan menjadi uji nyata kemampuan fisik dan mental Mbappe.’
Baca Juga: Juventus Tetap Kantongi Bonus Fantastis Meski Tersingkir dari Liga Champions
Olivier Giroud Siap Menyerahkan Rekornya
Olivier Giroud sendiri sudah menyadari bahwa Mbappe akan melampaui rekor golnya. Striker veteran ini, yang kini bermain untuk Lille, mendukung rekan senegaranya untuk masuk klub eksklusif pencetak gol terbanyak Prancis. Giroud optimistis Mbappe masih memiliki lima hingga tujuh tahun bermain di tim nasional.
Pernyataan Giroud menunjukkan dukungan penuh terhadap generasi baru. Ia menekankan bahwa pencapaian Mbappe akan menjadi warisan bagi Prancis. Giroud menambahkan bahwa kesuksesan kolektif tim lebih penting daripada pencapaian individu, namun rekor ini pasti akan datang jika Mbappe terus bermain konsisten.
Mbappe sendiri mengutamakan kemenangan tim dibandingkan target individu. Ia percaya gol akan datang secara alami jika tim berhasil. Fokus utamanya tetap pada kontribusi untuk tim Prancis, termasuk dalam laga persahabatan melawan Brasil dan Kolombia, serta pertandingan Liga Champions bersama Real Madrid.
Cedera Lutut dan Dampaknya pada Mbappe
Sayangnya, Mbappe saat ini mengalami cedera lutut yang membuatnya absen sementara. Cedera ini menjadi perhatian bagi Real Madrid menjelang pertandingan babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City. Selain itu, persiapan tim Prancis juga harus disesuaikan untuk laga persahabatan.
Cedera ini menambah tantangan dalam mengejar rekor 100 gol. Pemulihan yang tepat akan menentukan apakah Mbappe bisa bermain optimal di turnamen penting mendatang. Tim medis Real Madrid dan staf fisik tim nasional akan bekerja keras memastikan kebugarannya.
Meskipun demikian, peluang Mbappe untuk melampaui Giroud tetap ada. Dengan kualitas dan pengalaman yang dimiliki, ia masih bisa menjadi ikon sejarah Prancis. Tantangan utama hanyalah menjaga kesehatan fisik dan konsistensi performa di level tertinggi. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballreview.net.
