Xavi Hernandez kini resmi tersedia sebagai manajer bebas sejak meninggalkan Barcelona pada Mei 2024. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di FOOTBALL REVIEW.

Mantan gelandang Barcelona ini memang dikabarkan tertarik untuk kembali ke manajemen dan ingin menantang diri di Liga Premier. Banyak media menulis bahwa negosiasi dengan Manchester United sudah berjalan, namun kenyataannya belum ada kontak resmi.
Fabrizio Romano menegaskan bahwa saat ini Manchester United baru memulai proses seleksi untuk pengganti Ruben Amorim. Klub masih mengidentifikasi kandidat, dan meski Xavi termasuk dalam radar, belum ada tawaran konkret yang masuk. United ingin memastikan proses pemilihan manajer dilakukan hati-hati, mengingat tekanan besar untuk menempatkan sosok yang tepat di Old Trafford.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kesiapan Xavi terlihat jelas. Selama hampir dua tahun vakum dari sorotan, ia memulihkan energi dan fokus. Kini, pria 45 tahun ini ingin kembali menangani klub besar, dan Liga Premier menjadi target ambisius berikutnya. Xavi ingin membuktikan kemampuannya di kompetisi yang menuntut strategi, mental, dan adaptasi cepat.
Rekam Jejak Xavi di Barcelona Jadi Daya Tarik
Kebangkitan Barcelona di tangan Xavi menjadi catatan penting bagi pihak United. Ketika ia mengambil alih klub dari Ronald Koeman, Barcelona tengah krisis posisi, finansial, dan identitas setelah kepergian Lionel Messi. Xavi berhasil menstabilkan situasi, membangun identitas permainan, dan memenangkan gelar La Liga musim berikutnya.
Selain itu, Xavi dikenal piawai mengelola ruang ganti yang penuh pemain berbakat dan ego besar. Ia juga berani menurunkan pemain akademi seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, menunjukkan kemampuannya menggabungkan pemain muda dan senior. Hal ini sangat menarik bagi United yang sedang mencari manajer dengan karakter kuat untuk mengatasi tekanan tinggi di Old Trafford.
Rekam jejaknya membuktikan bahwa Xavi mampu menangani situasi rumit di klub besar, memperkuat strategi penguasaan bola, dan membangun kembali kepercayaan tim. Bagi United, profil ini sangat cocok dengan kebutuhan mereka saat ini.
Baca Juga: Jude Bellingham Tak Ambil Pusing Kritik Gol di Real Madrid
Kesiapan Xavi Menjadi Pilihan Strategis

Meskipun United belum bergerak secara resmi, Xavi berada di posisi kuat. Tidak ada biaya kompensasi yang harus dibayar karena ia bebas kontrak, dan ia siap mengambil tantangan kapan saja. Ambisinya untuk bermain di Liga Premier membuatnya menjadi kandidat yang sangat menarik bagi klub yang ingin bangkit kembali.
Xavi siap menunggu panggilan resmi. Ia menyadari bahwa keputusan United akan sangat menentukan arah klub, dan ia bersiap memberikan kontribusi penuh begitu ditunjuk. Kesiapan ini menjadikannya pilihan strategis yang dapat membawa perubahan signifikan dalam permainan dan manajemen tim.
Selain itu, hubungan mutual respect sudah terbangun. United terkesan dengan filosofi permainan dan kemampuan manajerial Xavi. Kini, hanya tawaran resmi yang akan memulai babak baru di Old Trafford.
United Masih Dalam Tahap Evaluasi
Saat ini, Manchester United masih menjalankan proses seleksi manajer dengan hati-hati. Mereka tidak ingin membuat keputusan terburu-buru seperti masa lalu. Kandidat lain pun masih dipertimbangkan, dan keputusan final kemungkinan akan diumumkan setelah evaluasi menyeluruh.
Sementara itu, Xavi tetap menjadi penonton profil tinggi dalam drama Old Trafford. Ia memantau situasi, siap turun jika panggilan datang, dan fokus mempertahankan kesiapan fisik dan mental untuk menghadapi tantangan Liga Premier.
Masa depan United dan Xavi masih menunggu waktu. Jika klub memilih manajer dengan rekam jejak stabil dan filosofi jelas, Xavi bisa menjadi jawaban yang tepat untuk menghidupkan kembali raksasa Inggris ini. Hingga saat itu, ia tetap sabar dan siap mengambil langkah berikutnya. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballreview.net
